1. Wukuf di Arafah
Rukun HajiWaktu: 9 Dzulhijjah, setelah zawal (tergelincir matahari) hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah
Tempat: Seluruh padang Arafah kecuali Batnul Uranah
Tata Cara:
- Pastikan berada di dalam batas wilayah Arafah
- Menjamak & mengqashar shalat Zhuhur dan Ashar (jamak taqdim)
- Memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan membaca Al-Qur'an
- Menghadap kiblat saat berdoa
- Tetap di Arafah hingga matahari terbenam
๐ก Tips: Wukuf adalah inti ibadah haji. Rasulullah ๏ทบ bersabda: "Haji adalah Arafah." Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk berdoa.
2. Mabit di Muzdalifah
Wajib HajiWaktu: Malam 10 Dzulhijjah (setelah wukuf Arafah)
Tempat: Muzdalifah (antara Arafah dan Mina)
Tata Cara:
- Berangkat dari Arafah setelah matahari terbenam dengan tenang dan tertib
- Menjamak shalat Maghrib dan Isya (jamak ta'khir) di Muzdalifah
- Bermalam (mabit) di Muzdalifah, minimal hadir setelah tengah malam
- Mengumpulkan kerikil untuk lempar jumrah (7 atau 49/63/70 butir)
- Berangkat ke Mina setelah Shubuh atau setelah tengah malam bagi yang uzur
๐ก Tips: Pilih kerikil sebesar biji kacang atau ujung jari. Siapkan wadah kecil untuk menyimpannya.
3. Lempar Jumrah
Wajib HajiWaktu: 10 Dzulhijjah (Aqabah), 11-13 Dzulhijjah (ketiga jumrah)
Tempat: Jamarat di Mina
Tata Cara:
- 10 Dzulhijjah: Lempar Jumrah Aqabah saja โ 7 kerikil, satu per satu, sambil bertakbir setiap lemparan
- 11 Dzulhijjah: Lempar ketiga jumrah berurutan โ Ula โ Wustha โ Aqabah, masing-masing 7 kerikil
- 12 Dzulhijjah: Sama seperti tanggal 11. Jika nafar awal, boleh meninggalkan Mina sebelum Maghrib
- 13 Dzulhijjah: Bagi yang nafar tsani, lempar ketiga jumrah lagi
๐ก Tips: Setelah melempar Jumrah Ula dan Wustha, berdiri menghadap kiblat dan berdoa. Hindari waktu padat (setelah Zhuhur) untuk keselamatan.
4. Menyembelih Hadyu (Dam)
Wajib HajiWaktu: 10 Dzulhijjah (setelah lempar Jumrah Aqabah)
Ketentuan:
- Wajib bagi jamaah haji tamattu' dan qiran
- Hewan kurban: kambing, sapi, atau unta
- Dapat diwakilkan melalui bank/lembaga resmi
5. Tahallul (Cukur/Potong Rambut)
Wajib HajiWaktu: 10 Dzulhijjah (setelah lempar dan/atau sembelih)
Ketentuan:
- Tahallul Awal: Setelah melakukan 2 dari 3 amalan (lempar, sembelih, thawaf) โ boleh melepas ihram kecuali hubungan suami istri
- Tahallul Tsani: Setelah melakukan semua amalan โ semua larangan ihram sudah halal
- Laki-laki: dicukur habis (lebih utama) atau dipotong pendek
- Perempuan: memotong rambut sepanjang ujung jari (ยฑ1-2 cm)
6. Thawaf Ifadhah
Rukun HajiWaktu: Mulai 10 Dzulhijjah, boleh ditunda
Tempat: Ka'bah, Masjidil Haram
Tata Cara:
- Mengelilingi Ka'bah 7 kali putaran mulai dari Hajar Aswad
- Berjalan biasa (tidak perlu raml/lari kecil)
- Berdoa dan berdzikir setiap putaran
- Shalat 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah thawaf
- Minum air zamzam
7. Sa'i
Rukun HajiWaktu: Setelah Thawaf Ifadhah
Tempat: Antara Bukit Shafa dan Marwah
Tata Cara:
- Dimulai dari Bukit Shafa, berakhir di Bukit Marwah
- Berjalan 7 kali perjalanan (ShafaโMarwah = 1, MarwahโShafa = 2, dst.)
- Laki-laki berlari kecil (sunnah) di area lampu hijau
- Berdoa di atas Shafa dan Marwah menghadap Ka'bah
8. Mabit di Mina
Wajib HajiWaktu: Malam 11, 12 (dan 13 bagi nafar tsani) Dzulhijjah
Tempat: Mina
Tata Cara:
- Bermalam di Mina, minimal lebih dari separuh malam
- Mengisi waktu dengan ibadah: shalat, dzikir, membaca Al-Qur'an
- Melaksanakan lempar jumrah setiap hari
- Nafar Awal (12 Dzulhijjah): Boleh meninggalkan Mina sebelum Maghrib setelah lempar
- Nafar Tsani (13 Dzulhijjah): Bermalam satu malam lagi dan lempar jumrah hari ke-3
9. Thawaf Wada'
Wajib HajiWaktu: Sebelum meninggalkan Makkah
Tata Cara:
- Thawaf perpisahan mengelilingi Ka'bah 7 kali
- Dilakukan sebagai amalan terakhir sebelum pulang
- Shalat 2 rakaat setelah thawaf
- Dibebaskan bagi wanita haid/nifas
Doa Hari Arafah
Arafahููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงููููฐูู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ูููู ุงููู
ููููู ูููููู ุงููุญูู
ูุฏู ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏููุฑู
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir
Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
๐ Keterangan: Dzikir paling utama di hari Arafah (HR. Tirmidzi)
Doa di Arafah
Arafahุงูููููฐููู
ูู ุฅูููููู ุชูุณูู
ูุนู ููููุงู
ูู ููุชูุฑูู ู
ูููุงููู ููุชูุนูููู
ู ุณูุฑููู ููุนูููุงููููุชููุ ููุง ููุฎูููู ุนููููููู ุดูููุกู ู
ููู ุฃูู
ูุฑููุ ุฃูููุง ุงููุจูุงุฆูุณู ุงูููููููุฑูุ ุงููู
ูุณูุชูุบููุซู ุงููู
ูุณูุชูุฌููุฑูุ ุงููููุฌููู ุงููู
ูุดูููููุ ุงููู
ูููุฑูู ุงููู
ูุนูุชูุฑููู ุจูุฐููููุจูููุ ุฃูุณูุฃููููู ู
ูุณูุฃูููุฉู ุงููู
ูุณููููููุ ููุฃูุจูุชููููู ุฅููููููู ุงุจูุชูููุงูู ุงููู
ูุฐูููุจู ุงูุฐููููููู
Allaahumma innaka tasma'u kalaamii wa taraa makaanii wa ta'lamu sirrii wa 'alaaniyatii, laa yakhfaa 'alaika syai-un min amrii, anal baa-isul faqiir, al-mustaghlitsul mustajiir, al-wajilul musyfiq, al-muqirrul mu'tarifu bidzunuubih, as-aluka mas-alatal miskiin, wa abtahilu ilaika ibtihaalal mudznibidz-dzaliil
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mendengar ucapanku, melihat tempatku, mengetahui rahasiaku dan yang tampak dariku. Tidak ada yang tersembunyi dari-Mu tentang urusanku. Aku orang yang sengsara dan fakir, yang memohon pertolongan dan perlindungan, yang takut dan cemas, yang mengakui dosa-dosanya. Aku memohon kepada-Mu permohonan orang miskin, dan aku merendahkan diri kepada-Mu seperti orang berdosa yang hina.
Doa di Muzdalifah
Muzdalifahุงูููููฐููู
ูู ุฅููููู ุฃูุณูุฃููููู ุฃููู ุชูุฑูุฒูููููู ุฌูููุงู
ูุนู ุงููุฎูููุฑูุ ููุฃููู ุชูุนูุตูู
ูููู ู
ููู ุงูุดููุฑููุ ุงูููููฐููู
ูู ููู
ูุง ุฌูู
ูุนูุชูููุง ููู ููุฐูุง ุงููู
ูููุงูู ููุงุฌูู
ูุนู ููููุง ุจููููู ุฎูููุฑููู ุงูุฏููููููุง ููุงููุขุฎูุฑูุฉู
Allaahumma innii as-aluka an tarzuqanii jawaami'al khair, wa an ta'shimanii minasy-syarr. Allaahumma kamaa jama'tanaa fii haadzal makaan fajma' lanaa baina khairaiyid-dunyaa wal aakhirah
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar Engkau memberiku kebaikan yang menyeluruh, dan melindungiku dari keburukan. Ya Allah, sebagaimana Engkau mengumpulkan kami di tempat ini, maka kumpulkanlah bagi kami kebaikan dunia dan akhirat.
๐ Keterangan: Dibaca di Masy'aril Haram (Muzdalifah) setelah Shubuh hingga menjelang terbit matahari
Takbir Saat Melempar Jumrah
Minaุจูุณูู
ู ุงููููฐููุ ุงูููููฐูู ุฃูููุจูุฑูุ ุฑูุบูู
ูุง ูููุดููููุทูุงูู ููุญูุฒูุจููู
Bismillaah, Allaahu Akbar, raghman lisy-syaithaani wa hizbih
Dengan menyebut nama Allah, Allah Mahabesar, sebagai penghinaan bagi setan dan golongannya.
๐ Keterangan: Diucapkan setiap kali melempar kerikil ke jamarat
Doa Setelah Melempar Jumrah Ula & Wustha
Minaุงูููููฐููู
ูู ุงุฌูุนููููู ุญูุฌููุง ู
ูุจูุฑููุฑูุง ููุฐูููุจูุง ู
ูุบููููุฑูุง ููุณูุนูููุง ู
ูุดููููุฑูุง
Allaahummaj'alhu hajjan mabruura, wa dzanban maghfuuraa, wa sa'yan masykuuraa
Ya Allah, jadikanlah haji yang mabrur, dosa yang diampuni, dan usaha yang diterima.
๐ Keterangan: Berdiri menghadap kiblat setelah melempar Jumrah Ula dan Wustha, lalu berdoa. Tidak berdoa setelah Jumrah Aqabah.
Doa Thawaf (Setiap Putaran)
Makkahุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉู ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.
๐ Keterangan: Dibaca antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad di setiap putaran thawaf (QS. Al-Baqarah: 201)
Doa di Bukit Shafa & Marwah
Makkahููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงููููฐูู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ูููู ุงููู
ููููู ูููููู ุงููุญูู
ูุฏู ููุญูููู ููููู
ููุชู ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏููุฑูุ ููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงููููฐูู ููุญูุฏูููุ ุฃูููุฌูุฒู ููุนูุฏูููุ ููููุตูุฑู ุนูุจูุฏูููุ ููููุฒูู
ู ุงููุฃูุญูุฒูุงุจู ููุญูุฏููู
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir. Laa ilaaha illallaahu wahdah, anjaza wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah
Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada Tuhan selain Allah semata, telah menunaikan janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan golongan musuh sendirian.
๐ Keterangan: Dibaca saat berada di atas Shafa dan Marwah, menghadap Ka'bah, diulang 3 kali diselingi doa pribadi
Takbir Hari Tasyrik
Minaุงูููููฐูู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููููฐูู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููููฐูู ุฃูููุจูุฑูุ ููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงููููฐููุ ููุงููููฐูู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููููฐูู ุฃูููุจูุฑูุ ูููููููฐูู ุงููุญูู
ูุฏู
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Laa ilaaha illallaah, wallaahu Akbar, Allaahu Akbar, wa lillaahil hamd
Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan segala puji bagi Allah.
๐ Keterangan: Dibaca setelah setiap shalat fardhu pada hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah)
Talbiyah
Sepanjang Hajiููุจูููููู ุงููููฐููู
ูู ููุจููููููุ ููุจูููููู ููุง ุดูุฑูููู ูููู ููุจููููููุ ุฅูููู ุงููุญูู
ูุฏู ููุงููููุนูู
ูุฉู ูููู ููุงููู
ูููููุ ููุง ุดูุฑูููู ูููู
Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan-ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
๐ Keterangan: Dibaca sejak berihram hingga mulai melempar Jumrah Aqabah pada 10 Dzulhijjah